Bek Sayap Muda Terbaik

5 Bek Sayap Muda Terbaik pada Musim 2019/2020

Sebuah tim sepak bola tidak hanya diisi oleh penyerang yang mencetak gol, tapi juga pertahanan di kanan-kiri yang kokoh. Bahkan, kini peran seorang bek sayap lebih dinamis daripada lini depan. Tak hanya diisi para pemain terdahulu, dunia sepak bola modern juga diwarnai dengan kehadiran bek sayap muda terbaik. 

Meskipun hanya menyandang posisi bek sayap, tak jarang beberapa pemain muda ini sukses mencetak gol dan membawa tim menuju kemenangan. Dari sekian banyak bek sayap di dunia, berikut ini adalah beberapa bek sayap muda terbaik yang berusia dibawah 25 tahun :

1. Aaron Wan-Bissaka

Pertama, ada Aaron Wan-Bissaka. Pada musim panas tahun lalu, Manchester United membawa Wan-Bissaka dari Crystal Palace seharga 55 juta euro. 

Sontak, kabar ini cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Wan-Bissaka belum cukup teruji dan masih berusia sangat muda. Meskipun awalnya diragukan, kini Wan-Bissaka berhasil membuktikan kualitasnya sebagai bek sayap kanan terbaik di Inggris. 

Pria berusia 22 tahun ini memiliki kecepatan dalam mengolah bola, menyerang, dan bertahan. Bahkan, Wan-Bissaka dijuluki sebagai raja tackle Premier League. Wan-Bissaka sukses memberikan 4 assist dari total 35 penampilan di Premier League.

2. Alphonso Davies

Pada bulan Januari 2019 lalu, Bayern Munchen memboyong Alphonso Davies seharga 19 juta euro. Sebelumnya, Davies mengisi posisi sebagai seorang winger. Namun, Hansi Flick melakukan rotasi dan menjadikannya bek sayap. 

Tak disangka, Alphonso Davies dapat tampil memukau pada penampilan perdananya. Bahkan, remaja berusia 19 tahun ini berhasil mencatat rekor lari tercepat di Bundesliga. 

Selain berlari dengan cepat, Davies juga memiliki skill mengolah bola yang mengagumkan. Pada musim ini, Davies mencatat 3 gol dan 9 assist dari total 42 pertandingan. Pada musim perdananya ini, Davies mampu membawa Bayern Munchen memenangkan DFB Lokal dan Bundesliga.

3. Dayot Upamecano

Bek sayap muda terbaik selanjutnya datang dari Timnas Prancis. Dayot Upamecano digadang-gadang menjadi pemain bertahan yang menjadi andalan tim sepak bola Prancis. Pada dua musim terakhir, Upamecano bersinar bersama dengan RB Leipzig. 

Di usia belia, yakni 21 tahun, Upamecano memiliki fisik yang sangat kuat dengan taktik yang cerdas. Tidak ada satu orang pun yang berhasil menggantikannya dalam 36 laga. Upamecano mampu mencetak intersep dan 3,4 tekel pada setiap pertandingan. 

Pada musim ini, Upamecano berhasil membawa RB Leipzig menduduki peringkat tiga di Bundesliga.

4. Trent Alexander-Arnold   

Selanjutnya, ada bek sayap muda bernama Trent Alexander-Arnold. Trent dapat tampil memukau bersama dengan Liverpool pada usianya yang baru menginjak 21 tahun. Bahkan, Trent dianggap sebagai bek kanan terbaik di dunia.

Sejak meniti karir di dunia sepak bola, Trent sudah menoreh berbagai prestasi. Pemain muda ini memiliki strategi umpan silang yang sangat akurat. Bahkan, Trent juga sangat ahli dalam mengambil bola hasil tendangan bebas. Trent berhasil mencetak 3 gol dan 13 assist dari total 45 pertandingan.

5. Matthijs De Ligt

Terakhir, ada Matthijs De Ligt yang menjadi bek sayap termahal di dunia. De Ligt berhasil dibawa ke Juventus dengan harga 75 juta euro. Di usianya yang masih sangat muda, yakni 19 tahun, De Ligt berhasil membawa timnya menjuarai Eredivisi.

Seiring dengan berjalannya waktu, De Ligt mulai beradaptasi dengan Juventus dan berduet dengan Leonardo Bonucci. Bek sayap andalan Juventus ini juga menjadi benteng yang kokoh bagi Bianconerri. De Light memiliki fisik dan stamina yang kuat serta gaya bertahan yang cerdik. Dari 34 laga, De Ligt berhasil mencetak 3 gol. 

Itulah kelima bek sayap muda terbaik pada musim 2019/2020. Daftar nama pemain diatas membuktikan bahwa para kaum muda juga dapat mengukir prestasi. Asalkan giat berlatih dan pantang menyerah, pasti para atlet muda dapat meraih lebih banyak prestasi di masa mendatang.

 

READ  8 Pemain Sepak Bola Dari Jerman Paling Tangguh